Kamis, 03 Januari 2013

MERENUNG

Dikala mentari berganti bulan
Manusia kembalil ke peraduannya
Anginpun bergegas berlarian
Kicau burung terkalahkan oleh heningnya malam

Terkenang setiap lembar peristiwa
Menyelinap kedalam batinku
Mengetuk dalam hatiku

Ku jatuhkan air mata,    hingga habis terkuras

Andaikan aku bisa memutar waktu
Kembali ke masa itu

Namun itu tak mungkin

Cukuplah disini,
       merenungi kehidupan esok yang penuh misteri.

Sabtu, 18 Februari 2012

Bunda

Kasihmu lebih dalam dari samudra
kesetianmu lebih tinggi dari angkasa
pengorbananmu lebih tulus dari apapun

saat hilang harap kau beri sinar
saat air mara menetes kau usap penuh cinta

kau membesarku dengan sepenuh hati
membimbingku dengan bijaksana

mengajariku tentang semua hal yang baik
menghindarkan ku dari semua hal yang buruk

AIR MATA

Selalu hadir ketika.......

penderitaan kian menyusahkan
Badai tak kunjung reda
Harapan yang terhempas
Mimpi yang hanya khayalan belaka

Namun kau juga hadir ketika

setiap yang hilang kembali pulang
setiap yang tersesat menemukan kembali  jalannya
meraih bintang diangkasa
merangkul keberhasilan
terselimuti oleh sukacita

Air mata selalu mewarnai setiap liku kehidupan

KEPERGIANMU

Semangatku yang karna mu membara,
kini telah padam


Senyumanku yang karnamu terlukis indah
kini telah pudar


Tatapanku tang bersinar karnamu
kini telah sirna


Hatiku yang berbunga karnamu
kini telah lau


hidupku yang karnamu penuh cinta
kini telah hilang


apiku telah PADAM
keindahanku telah PUDAR
sinarku telah SIRNA
bungaku telah LAYU
cintaki telah HILANG


HANYA KARNA KEPERGIANMU



Sabtu, 12 November 2011

Tuhan

Saat tulangku terasa remuk
Ku mulai merasa hilang arah
Saat semua mulai meninggalkanku disaat keletihanku
kesepian melingkupiku
Saat tak ada tempat lagi untuk bersandar
Tenyata ada satu pribadi yang tanpa disadari selalu menaungi
cintaNya tak pernah berakhir
Dia Tuhan yang slalu menuntuk kita dalam kegelapan
Mengeluarkan kita dalam ksesakan
Menyelamatkan kita dari kebinasaan